Posts Tagged ‘baju muslim’
Revolusi Tren Busana Muslim
Perkembangan pesat lini busana muslim membawa kecenderungan baru dalam bergaya. Kini muslimah bisa bereksperimen dengan busana dan bersaing dengan baju impor lain seperti baju jepang, baju korea, dan sebagainya.
Menilik perkembangan busana muslim, rasanya pelaku mode Indonesia patut bersyukur. Pasalnya, lini busana yang pada awalnya dipandang rendah serta kental dengan stereotip negatif ini, sekarang menjelma menjadi gaya hidup wanita urban.
Busana muslim kini dikenakan berbagai kalangan dan butik-butik busana muslim eksklusif pun bermunculan. Lini ini juga telah dimasukkan dalam agenda pergelaran mode, demi merumuskan tren busana muslim tahunan. Ada jenis kebaya modern, dan sebagainya.
Busana muslim tidak hanya terbatas pada baju gamis, tunik, dan abaya, tapi semakin meluas. Bentuk-bentuk baru diperkenalkan. Kaftan dan djellaba yang dulu hanya dikenakan penduduk padang pasir, kini menjadi tren baru. Sementara bentukan lama dimodifikasi dengan garis rancang yang lebih kontemporer. Membawa era baru busana muslim yang lebih mudah diterima masyarakat.
Salah satu tren busana muslim yang sedang naik daun adalah paduan gaya bohemian dan eklektik yang unik. Gaya bohemian ditandai dengan gaun-gaun panjang longgar dan flowy, serta warna-warna terang seperti yang ditampilkan Musa Widyatmodjo.
Unsur eklektik terlihat dari aksesori tradisional. Gaya eklektik bohemian juga dihadirkan Monika Jufry dengan pencampuran berbagai unsur budaya tradisional dan modern yang dikemas dalam gaun panjang warna oranye dan toska. Bermain dalam nuansa warna yang lebih soft, cokelat dan indigo, unsur bohemian dihadirkan Jeny Tjahyawati dalam gaun panjang loose. Sedangkan Feny Mustafa hadir dengan busana panjang motif floral yang ditumpuk dengan jaket dalam nuansa warna putih dan terakota.
Kendati gaya bohemian yang erat dengan spirit kebebasan menjadi pilihan gaya busana ini, namun menjadi unik bila diterapkan dengan busana muslim yang erat dengan kaidah agamis.
“Dengan memadukan konsep gaya bohemian dan busana muslim, selera pasar diarahkan untuk lebih menonjolkan kebebasan dalam memilih dan mengenakan busana muslim,” ujar Musa.
Menurut Musa, gaya bohemian ditandai dengan gaun-gaun panjang longgar. Untuk penampilan yang lebih glamour dipilih warna yang agak cerah.
“Sementara unsur eklektik terlihat dari aksesori tradisional,” ujar dia.
Selanjutnya, tren busana muslim juga mengarah pada gaya androgyny. Bahkan, gaya ini memiliki karakter kharismatik saat diaplikasikan dalam busana sehari-hari. Anda pun tidak perlu repot membeli serangkaian pakaian baru untuk mewujudkannya. Cukup berkreasi dengan busana yang sudah Anda miliki. Yang penting, ada garis maskulin dalam total look Anda.
Gaya ini diperlihatkan desainer Anne Rufaidah. Desainer yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) itu menawarkan gaya androgyny melalui penggunaan long coat.
Dilihat sekilas, koleksinya memang tampak feminin, namun sebenarnya mantel yang panjang hingga mencapai mata kaki itu merupakan busana luar para pria Eropa masa lalu. Dengan fasih, Anne memadukan long coat bersama gamis berwarna senada agar kesan anggun tidak langsung menghilang. Adapun citra maskulin hadir melalui garis rancangan yang tegas, bersih, dan minim detail.
http://lifestyle.okezone.com
Tips Cerdas Memilih Busana Muslim
Apa saja sih yang perlu dipertimbangkan dalam memilih busana muslim? Berikut ini saya sadurkan beberapa informasi seputar Tips untuk memilih busana muslim yang saya ambil dari beberapa sumber untu Anda. Saya buat singkat saja ya, yang penting dapat intinya toh?
Ok, yang jelas pakaian secara umum, apalagi busana muslim haruslah menutup aurat, melindungi tubuh dan nyaman dipakai tentunya. Pilih busana muslim yang ukurannya pas, artinya tidak terlalu ketat atau terlalu longgar, agar tidak membahayakan diri Anda saat melangkah. Kalau kegedean kan bisa terinjak saat berjalan bukan?.
Ada lagi? Yes, Pilih busana muslim yang model dan warna yang sesuai aktivitas. Jika pengguna banyak beraktivitas, sebaiknya gunakan bahan menyerap keringat yang tak mudah kusut. Ada busana muslim yang terdiri dari dua potong, atasan dan celana panjang. Untuk aktivitas yang lebih banyak diam di tempat, pengguna bisa menggunakan rok. Selain memiliki koleksi busana muslim warna-warna ceria, seperti pink, biru muda, oranye, dan merah, untuk berbagai acara yang bersifat tidak formal, sebaiknya miliki juga busana muslim berwarna netral dan formal, seperti biru tua, abu-abu, hitam, dan putih. Untuk mendapatkannya Anda bisa pergi ke Toko Busana Muslim. Di toko busana muslim banyak tersedia berbagai macam pilihan.
bisnisok.com
Menggali Kreasi Fashion Muslimah
Busana muslim bukan lagi sekadar busana longgar untuk menutupi aurat. Dalam perkembangannya, Fashion Muslim sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kota besar.
Dibandingkan dua puluh tahun lalu, sekarang semakin mudah ditemukan perempuan mengenakan fashion muslim. Di perkantoran, di kampus, di mal, bahkan di acara-acara khusus seperti pernikahan, fashion muslim menjadi pilihan untuk tampil di depan publik.
”Kondisi ini membuat para perancang busana menjadi semakin bergairah menggarap busana muslim. Dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, fashion muslim seharusnya bisa dikembangkan menjadi industri yang besar,” kata Sri Artaria Alisjahbana, pemimpin redaksi majalah Noor.
Untuk memajukan industri busana muslim, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) bekerja sama dengan majalah Noor menggelar acara Indonesian Muslim Expo 2009 yang diadakan 16-17 Juli di Jakarta. Indonesian Muslim Expo diawali dengan lomba rancang busana muslim memakai bahan-bahan ramah lingkungan dan juga bazar. Sebagai penutup rangkaian kegiatan digelar peragaan busana muslim dari 16 perancang APPMI.
Kaya kreativitas
Sekarang ini fashion muslim di Indonesia tampil dengan begitu banyak kreasi. Banyak variasi dilakukan agar fashion muslim terlihat indah dan tidak monoton, yaitu hanya sekadar baju longgar yang dikombinasikan dengan celana atau rok longgar. Bahkan, penutup kepala pun sekarang dibuat berbagai macam variasi dengan membuat banyak detail pada penutup kepala.
”Supaya tetap terlihat indah, biasanya perancang bermain dengan kombinasi jenis dan corak kain, warna, serta detail seperti payet, manik, dan batu,” kata Hannie Hananto, salah satu perancang yang ikut tampil dalam acara itu.
Hannie merancang fashion muslim sebagai busana kerja dan busana semiformal. Dengan target anak muda, ia memilih bahan kaus yang dikombinasikan dengan jins. ”Sekarang ini sampai usia 40-an orang masih suka memakai jins,” tutur Hannie.
Lenny Agustin malah merancang fashion muslim yang benar-benar lain daripada yang lain. Ia merancang fashion muslim dengan bahan rajut dan renda seperti taplak.
Lenny menampilkan rok- rok panjang lebar serta kombinasi baju longgar dan celana panjang. Supaya nyaman dipakai, Lenny melapisi rajutan itu dengan bahan sutra dan katun di sebelah dalam.
Untuk penutup kepala, Lenny mengombinasikan topi bundar dari bahan rajutan dengan kain renda berbentuk persegi yang diletakkan di atas topi. Sebagian kain renda persegi itu menjuntai ke bawah sampai ke dekat telinga. Fashion muslim rancangan Lenny terkesan ceria karena ia menggunakan warna kuning, biru, hijau dan krem.
Perancang yang sudah lama terjun di dunia fashion muslim, Ida Royani, tahun ini mengangkat tenun dari daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk rancangan busana muslimnya. Baju rancangan Ida berbentuk longgar yang bisa berkibar bila diterpa angin dengan aksen tenun NTT di bagian lengan.
Untuk bagian bawah, Ida membuat celana atau sarung dari tenun NTT. Sementara untuk penutup kepala, Ida lebih senang penutup kepala yang sederhana tanpa banyak detail. Bagi Ida, fashion muslim sangat terbuka untuk dimodifikasi dengan berbagai bentuk gaya.
kompas.com
Model Pakaian Muslim 2009
Seperti mode pakaian pada umumnya, perkembangan mode pakaian muslim juga tergolong cepat. Di tahun 2009, model busana wanita muslim makin bervariasi termasuk yang pria. Namun secara umum, jenis bahan yang adem dan nyaman seperti katun dan chiffon masih akan banyak dipakai. Rancangan pakaian juga banyak mendominasi gaya pakaian dari luar negeri seperti India, Korea, dan Romawi.
Sementara untuk desainnya masih banyak mengadopsi pakaian India seperti memakai model kerut, model tumpuk layaknya pakaian Romawi, dan lain sebagainya. Tren pakaian muslim selalu berubah menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Pada saat itulah selalu muncul model-model baru.
Untuk warnanya, tahun ini pakaian pria & pakaian wanita muslim, cenderung menyukai warna pastel, dan toska seperti biru, merah marun, hijau kalem, cokelat, dan lain sebagainya. Karena modelnya yang simpel, aplikasi yang ditempel juga tak terlalu banyak. Aplikasi bordir model bunga-bunga kecil ala Spanyol masih akan dipakai.
Sementara model kerudung juga tak selalu konvensional seperti spandek. Ada pula model segi 4, model tumpuk, aplikasi bordir minimalis dan bunga-bunga sebagai variasi untuk acara pesta.
www.grosirmukena.com
Mengenakan Busana Muslim yang Serasi
Saat ini model busana muslimah tidak lagi busana yang itu-itu saja. Sudah banyak modifikasi seiring berkembangnya kebutuhan akan fashion bagi muslimah. Toko busana muslim seperti halnya percetakan offset kini menjamur dan menyediakan aneka model busana. Meski demikian, Anda tetap harus jeli dalam membelinya.
Tanyakan pada diri Anda, apakah busana tersebut cocok atau tidak untuk Anda kenakan. Misalnya tren busana muslim nan cantik dengan payet dan mote yang kerap menawan hati. Akan lebih cocok jika bagian mata Anda lebih gelap.
Kalau busana yang Anda butuhkan adalah busana rumah, carilah yang simple. Berbeda lagi bila Anda mencari busana muslimah untuk kerja atau pesta. Untuk busana kerja, pilih warna lembut dan netral. Sedangkan untuk busana pesta, tidak ada salahnya bila Anda memilih model yang lebih “ramai”, misalnya dengan payet, mote, ataupun berbahan mewah.
http://lifestyle.okezone.com
Tips Cantik Dengan Model Jilbab Modern
Berpenampilan menggunakan jilbab anak dapat terlihat menarik jika diperhatikan beberapa langkah berikut ini, meskipun dalam kondisi mendesak kamu tetap bisa terlihat cantik.
Yang pertama, pilih bahan jilbab anak ringan, nyaman, dan praktis. Selanjutnya, pilih model jilbab yang sesuai dengan bentuk wajah dan acara yang akan kita hadiri agar tidak salah kostum.
Bukan hanya itu saja, model jilbab serta warna harus disesuaikan dengan busana yang kita pakai untuk memberi kesan elegan dan cantik. Supaya lebih safety, gunakan dalaman jilbab, seperti ciput, bando, atau bandana agar rambut tidak mudah keluar sehingga anak-anak rambutpun rapi tersembunyi. Apabila rambut kamu berponi gunakan jepit kebelakang agar tidak menimbulkan jerawat di dahi.
Pilih warna yang serasi antara ciput dengan kerudung. Ini dimaksudkan agar jilbab dapat terlihat serasi. Kadang jilbab yang kita gunakan tidak cukup tebal sehingga ciput terlihat cukup membayang.
Untuk menyiasatinya, pilih warna yang serasi dengan jilbab luar atau pilih warna hitam anda bisa melihatnya di grosir jilbab anak dan jual jilbab anak, putih atau warna kulit yag cocok dipadu padankan dengan jilbab aneka warna.
Supaya lebih memberi kesan glamour, gunakan aksesoris jilbab(cthnya ada di grosir jilbab), seperti bros, kalung atau yang lainnya agar terlihat cantik. Untuk pemakaian jilbab sehari-hari hindari model jilbab yang rumit pemasangannya dan terlalu banyak aksesoris (cek disini grosir jilbab), agar kita dapat melakukan aktifitas dengan lebih leluasa. Selamat hari raya idul fitiri.
http://www.waspada.co.id
Tips Anggun dan Cantik Berbusana Muslimah
fashion muslim bukan lagi busana yang kampungan dan memalukan. Berbagai desain dan gaya senantiasa dirilis para desainer ternama khusus segmen ini. Bahkan desainer top internasional telah meliriknya sebagai pangsa pasar yang menjanjikan.
Fashion muslim dengan gaya berkerudung pun tak lagi sekedar kain yang menjuntai dengan ujung meruncing di tengah belakang dan depan layaknya murid pesantren, namun sangat bervariasi dan kreatif. Ini adalah hasil kerjanya para desainer fashion baju muslim dan pengolah gaya dan kreasi yang tak pernah bisa stagnan. Secara umum ini sangat membantu para hijaber untuk memiliki gaya yang tidak ‘biasa-biasa’ saja.
Tetapi, apakah kita akan menelan bulat-bulat semua gaya yang disodorkan para pengolah gaya itu? Meniru mentah-mentah gaya kerudung inneke koesherawati atau zaskia mecca, misalnya? Tak salah memang kalau anda ingin menirunya. Tetapi menurut saya, setiap orang punya gaya dan pribadi yang berbeda dan unik… Jadi, alangkah indahnya jika kita memiliki gaya sendiri hasil ‘coba’ dan ‘uji’ imajinasi kita sendiri. Tak ada kesulitan yang berarti di sana. Saya adalah salah seorang yang independen dalam berbusana dan sangat tidak tertarik meniru gaya orang lain. Alhasil, saya sering tampil dengan gaya yang berbeda dari orang kebanyakan. Tidak terlalu fantastis sih, karena saya memang cenderung minimalis. Tetapi, setidaknya saya menjadi wakil bagi diri saya sendiri.
Berikut adalah tips anggun berbusana muslim sesuai kepribadian :
1. Pilihlah warna dan motif fashion baju muslim yang tidak mencolok mata. Busana yang tidak terlalu banyak detil dan motif akan nampak lebih anggun dan elegan dalam berbagai suasana.
2. Akan lebih menarik dan berkelas jika ‘center piece’ kita fokuskan pada jilbab atau kerudung. Di mana kita bisa mendandani daerah ini dengan menyematkan beberapa bros atau manik-manik yang serasi.
3. Untuk menciptakan gaya kerudung dan trend fashion muslim yang indah, unik dan tidak seragam dengan orang di luar nanti… Sering-seringlah menyempatkan diri mengkreasi berbagai gaya di depan cermin. Tak ada aturan khusus dalam hal membuat gaya. Hanya satu yang tak boleh diabaikan : bahwa leher dan kuping sepantasnya tetap tertutup.
4. Sekali-kali cobalah gaya syal melilit menggunakan kerudung lain yang senada warnanya atau pun berbeda agar trend fashion muslim semakin terlihat, namun tetap harmonis dan terlihat. Jadi, tak harus selalu menyelempangkan selendang seperti gaya ‘bunda’ ketika menghadiri sebuah acara.
5. Usahakan mengenakan sandal atau sepatu yang serasi dan saling mendukung dengan warna busana atau pun tas. Tampil cantik dan serasi tak harus dalam warna yang monoton. Berbeda warna boleh-boleh saja asal tetap ‘match’.
6. Sekarang, tataplah wajah anda di cermin, sudahkah gaya dan dandanan anda seperti yang anda inginkan? Ingat, jangan pernah ingin menjadi seperti orang lain. Be your self!
Menjalankan Bisnis Busana Muslim
Busana Muslim pada saat ini sudah menjadi bisnis yang lumayan menjanjikan. Sekarang semakin banyak wanita yang menggeluti bisnis busana muslim. Tidak hanya para artis saja yang menjalankan bisnis ini, masyarakat umum pun juga sudah mulai banyak yang menjalankan bisnis ini. Produk Busana Muslim sangat ramai dicari pembeli terutama di bulan puasa atau menjelang lebaran. Model produk busana muslimah sekarang juga tidak ketinggalan jaman, modis dan nyaman dipakai. Untuk memulai bisnis busana berikut beberapa tips, yaitu:
Grosir vs Eceran
Jika punya modal besar, Anda bisa terjun sebagai penjual butik grosir busana muslim. Artinya, Anda menjadi orang pertama yang membeli dari produsen dan menjualnya kembali dalam jumlah banyak pula. Keuntungan fashion grosir, Anda bisa mendapatkan barang pakaian muslim dengan harga sangat murah karena langsung dari sumber pertama. Sebaliknya, jika hanya punya modal sedikit jangan dipaksakan dengan baju grosir tersebut, Anda bisa menjadi penjual pakaian muslim eceran. Sebagai penjual eceran, Anda bisa mengambil keuntungan 30-100 persen. Dengan membeli satu jenis barang paling banyak 1 kodi (20 potong),
Buatan Sendiri
Buat Anda yang memiliki kemampuan mendesain Baju Muslim, Anda bisa terjun sebagai penjual butik pakaian sekaligus produsen fashion shop (membuat sendiri produk yang akan Anda jual). Untuk memproduksi sendiri, Anda tak perlu memiliki konveksi sendiri kok. Anda bisa menggunakan sistem makloon. Dengan sistem ini Anda cukup menyediakan desain dan bahan produk Baju Muslim.
Tren Mode
Yang perlu diperhatikan, baik sebagai penjual maupun produsen produk busana muslim, Anda harus memiliki kemampuan melihat tren butik Pakaian muslim. Bahkan, akan lebih baik jika Anda bisa menciptakan tren busana muslim sendiri. Mengapa? Karena busana muslimah merupakan produk yang selalu berubah desainnya dari waktu ke waktu. Desain pakaian muslim yang menarik dan mengikuti tren terbaru tentu akan banyak diminati pembeli. Itu sebabnya, buat Anda “si pemain baru” perlu membekali diri dengan pengetahuan soal desain, perkembangan mode, tren warna, dan model baru sesuai keinginan pasar.
Kulakan ke Sentra
Hal wajib lain yang perlu dicatat adalah tempat mendapatkan barang berkualitas dengan harga murah (jika Anda tidak memproduksi barang sendiri). Anda bisa membelinya langsung di sentra butik pakaian muslimah murah yang banyak berada di kawasan Kawalu (Tasikmalaya) dan Soreang (Bandung), Jawa Barat. Tempat-tempat ini terkenal sebagai sentra Pakaian muslimah
www.tipstrik.com
Tips Usaha Fashion Muslim
Jika Anda jeli, pasti bisa melihat bahwa Koleksi Busana muslim selalu laris dicari pembeli, terutama menjelang Lebaran. Apalagi, kini busana muslim didesain menarik sehingga tampak modis serta membuat cantik dan anggun si pemakai. Tak heran, bisnis yang satu ini selalu menggiurkan. Anda bisa menjual, mulai dari koleksi busana muslim, kerudung, hingga mukena. Asal harga yang ditawarkan terjangkau dan mengikuti tren, produk Anda akan laris manis di pasaran. Bagi Anda yang tertarik menjajal berbisnis busana muslim, sebaiknya simak tips ini.
Grosir vs Eceran
Jika punya modal besar, Anda bisa terjun sebagai penjual koleksi busana grosir. Artinya, Anda menjadi orang pertama yang membeli dari produsen dan menjualnya kembali dalam jumlah banyak pula. Keuntungannya, Anda bisa mendapatkan barang dengan harga sangat murah karena langsung dari sumber pertama. Namun, sebagai penjual koleksi busana grosir, Anda tak bisa mengambil untung terlalu besar. Pasalnya, yang terpenting bagi penjual grosir adalah barangnya terjual kembali dengan cepat. Alhasil, Anda hanya bisa mengambil keuntungan sekitar 10-15 persen.
Sebaliknya, jika hanya punya modal sedikit, Anda bisa menjadi penjual eceran. Sebagai penjual eceran, Anda bisa mengambil keuntungan 30-100 persen. Dengan membeli satu jenis barang koleksi busana paling banyak 1 kodi (20 potong), Anda bisa menjual kembali di butik, toko online, teman, dan kerabat atau bazar menjelang Lebaran. Asyik kan?
Harga Terjangkau
Langkah selanjutnya adalah menentukan segmen yang disasar, apakah Anda hanya akan menjual koleksi busana muslim khusus perempuan, anak-anak, lelaki dewasa, atau campuran dari semua itu. Jika Anda berjualan di kios mal, spesifikasi produk bisa lebih meningkat penjualan. Pasalnya, pembeli akan mendapat variasi produk spesifik tersebut lebih banyak. Namun, bila Anda menjualnya di butik, keragaman koleksi busana tentu akan membuat butik terlihat lengkap dan menarik.
Tren Mode
Yang perlu diperhatikan, baik sebagai penjual maupun produsen, Anda harus memiliki kemampuan melihat tren. Bahkan, akan lebih baik jika Anda bisa menciptakan tren koleksi busana sendiri. Mengapa? Karena pakaian merupakan produk yang selalu berubah desainnya dari waktu ke waktu. Desain koleksi busana yang menarik dan mengikuti tren terbaru tentu akan banyak diminati pembeli. Itu sebabnya, buat Anda “si pemain baru” perlu membekali diri dengan pengetahuan soal desain, perkembangan mode, tren warna, dan model baru sesuai keinginan pasar.
Kulakan ke sentra
Hal wajib lain yang perlu dicatat adalah tempat mendapatkan barang berkualitas dengan harga murah (jika Anda tidak memproduksi barang sendiri). Anda bisa membelinya langsung di sentra pakaian murah yang banyak berada di kawasan Kawalu (Tasikmalaya) dan Soreang (Bandung), Jawa Barat. Tempat-tempat ini terkenal sebagai sentra koleksi busana muslim.
Nah, Anda yang ingin menjajal bisnis busana muslim coba berkunjung ke sentra tersebut. Anda bisa memilih model koleksi busana dan harga yang sesuai dengan kebutuhan. Dijamin Anda akan mendapatkan harga supermiring sehingga keuntungan bisa berlipat-lipat.
kompas.com
Sukses Menjalankan Bisnis Pakaian Muslim
Grosir vs Eceran
Jika punya modal besar, Anda bisa terjun sebagai penjual grosir. Artinya, Anda menjadi orang pertama yang membeli dari produsen dan menjualnya kembali dalam jumlah banyak pula. Keuntungannya, Anda bisa mendapatkan barang dengan harga sangat murah karena langsung dari sumber pertama. Namun, sebagai penjual grosir, Anda tak bisa mengambil untung terlalu besar. Pasalnya, yang terpenting bagi penjual grosir adalah barangnya terjual kembali dengan cepat. Alhasil, Anda hanya bisa mengambil keuntungan sekitar 10-15 persen.
Sebaliknya, jika hanya punya modal sedikit, Anda bisa menjadi penjual eceran. Sebagai penjual eceran, Anda bisa mengambil keuntungan 30-100 persen. Dengan membeli satu jenis barang paling banyak 1 kodi (20 potong), Anda bisa menjual kembali di butik, toko busana muslim online, teman, dan kerabat atau bazar menjelang Lebaran. Asyik kan?
Desain Sendiri
Buat Anda yang memiliki kemampuan mendesain, Anda bisa terjun sebagai penjual sekaligus produsen (membuat sendiri produk yang akan Anda jual). Untuk memproduksi sendiri, Anda tak perlu memiliki konveksi sendiri kok. Anda bisa menggunakan sistem makloon. Dengan sistem ini Anda cukup menyediakan desain dan bahan.
Lalu, untuk pekerjaan menjahit, membordir, hingga pemasangan aksesoris serahkan saja kepada pihak lain dengan sistem upah. Bila Anda mengadopsi sistem makloon, resiko kerugian bisa lebih ditekan. Pasalnya, Anda tak perlu membeli alat, “memelihara” penjahit, tukang bordir, dan tukang obras sendiri. Jadi, jika produksi sepi, Anda tak punya tanggung jawab moral kepada para pekerja tersebut.
Harga Terjangkau
Penting untuk menentukan segmen yang disasar, apakah Anda hanya akan menjual busana muslim khusus perempuan, anak-anak, lelaki dewasa, atau campuran dari semua itu. Jika Anda berjualan di kios mal, spesifikasi produk bisa lebih meningkat penjualan. Pasalnya, pembeli akan mendapat variasi produk spesifik tersebut lebih banyak. Namun, bila Anda menjualnya di butik, keragaman produk tentu akan membuat butik terlihat lengkap dan menarik.
Spesifikasi yang Anda tentukan ini secara langsung juga akan menentukan harga produk yang dijual. Misalnya, Anda ingin menjual busana muslimah untuk kalangan menengah ke bawah. Dengan satu desain, Anda bisa membuat atau menjual puluhan hingga ratusan model. Ini lebih menguntungkan. Pengerjaan massal membuat biaya produksi tidak terlalu besar dan harga jualnya pun tidak tinggi.
Tren Mode
Yang perlu diperhatikan, baik sebagai penjual maupun produsen, Anda harus memiliki kemampuan melihat tren. Bahkan, akan lebih baik jika Anda bisa menciptakan tren sendiri. Karena pakaian merupakan produk yang selalu berubah desainnya dari waktu ke waktu. Desain yang menarik dan mengikuti tren terbaru tentu akan banyak diminati pembeli. Desain baju bukan hanya untuk baju ABG, baju bali, dsb tapi baju muslim juga bisa dikreasikan. Itu sebabnya, buat Anda “si pemain baru” perlu membekali diri dengan pengetahuan soal desain, perkembangan mode, tren warna, dan model baru sesuai keinginan pasar.
www.kompas.com