Artikel Database

Backrest’s Article

Posts Tagged ‘interior rumah

Desain Interior Dengan Biaya Minim

without comments



Interior rumah mulai terlihat usang? Ingin renovasi, tapi biaya minim? Tenang, semua bisa diakali. Merasa bosan dengan interior rumah? Kok, mulai terlihat usang dan ketinggalan zaman, ya! Yang pasti, perlu suasana baru yang lebih mengikuti tren dengan renovasi. Bisa dicoba dengan perubahan-perubahan kecil yang tidak perlu biaya besar tapi dapat mengubah mood penghuni.
Yang jelas, harus bisa membuat suasana lebih fresh dan tidak monoton. Caranya? Cukup gali sisi kreativitas. Majalah interior bisa menjadi referensi sekaligus merenovasi ulang desain interior rumah dengan biaya minim.

Ganti Cover Sofa
Furnitur penting dalam rumah adalah sofa. Hal kecil yang terlihat pada sofa akan berpengaruh banyak pada desain interior rumah secara keseluruhan.
Anda bisa menggeser-geser posisi sofa dan meja, misalnya sofa biasanya diletakkan di ruang tamu, sekarang tukar posisinya dengan sofa di ruang keluarga.
Perubahan lain pada sofa adalah dengan mengganti cover seat-nya. Apa warna yang sedang tren saat ini, orange atau merah marun? Keliatannya agak ekstrim tapi pengggunaan warna ekstrim sangat menarik perhatian hingga perubahan pun akan lebih terlihat.
Sah-sah saja, lho, kalau cover sofa diganti dengan motif yang “seru”, misalnya motif floral atau retro. Dengan perubahan yang agak ekstrim seperti itu, Anda akan terkejut dengan penampilan baru interior rumah. Pastinya, mengubah mood dan semangat kita.
Biayanya pun tidak semahal membeli sofa baru. Hitungannya, biaya ongkos ganti cover sofa: Rp. 100.000/dudukan, bahan sofa: Rp. 40.000 – Rp. 100.000/m, tergantung dari jenis bahannya. Jadi, hanya dengan harga tidak lebih dari Rp 200 ribu, Anda sudah mendapatkan sofa 1 dudukan yang terlihat seperti baru.

http://tabloidnova.com

Tips Desain Rumah Untuk Keluarga

without comments

Anak-anak adalah satu bagian penting dalam sebuah rumah tangga, mereka adalah manifestasi dari segala tumpuan harapan dan cita-cita agar kelak bisa menjadi penerus generasi kita di masa mendatang.

Sebuah bangunan rumah tinggal yang dihuni oleh mereka yang telah berkeluarga, kemungkinan besar juga akan diisi oleh kehadiran mereka. Nah, seringkali dalam mendesain dan menata rumah (Design Architect) kita cenderung “egois”, dalam arti penataan rumah tersebut hanya ideal bagi orang dewasa saja. Untuk itu, tidak ada salahnya kita mereview 10 tips dalam mendesain/menata bangunan rumah (design architect) sehingga rumah kita menjadi rumah yang “ramah” bagi anak-anak.

1. Halaman
Halaman rumah adalah sebuah area yang menjadi tempat bermain anak-anak, khususnya bila ukuran halaman rumah anda cukup luas. Jika kebetulan jalan di muka rumah sering dilewati kendaraan, maka berilah pengamanan berupa pagar untuk menghalangi akses anak ke jalan raya. Desain pagar sebaiknya dipilih yang bermotif garis-garis vertikal sehingga tidak menarik minat untuk dipanjat oleh anak-anak.

2. Dinding
Dinding rumah ((design architect)) adalah sebuah tempat favorit bagi anak-anak untuk berkreasi terutama bagi mereka yang baru belajar mengenal alat tulis. Jangan halangi kreatifitas mereka saat mencorat-coret karena akan berpengaruh kurang baik pada perkembangan jiwa mereka. Anda bisa menggunakan cat dinding yang tepat atau cat dengan finshing semi gloss sehingga dinding rumah mudah dibersihkan. Ada banyak merk cat interior/eksterior yang menyediakan jenis cat demikian, Anda bisa menanyakan kepada toko cat/ bahan bangunan terdekat. Alternatif lain adalah dengan menyediakan tempat khusus berupa dinding berlapis white board yang cukup lebar sebagai ajang kreativitas corat-coret bagi anak-anak di rumah Anda.

3. Lantai
Ada baiknya untuk memilih keramik lantai (design architect) yang anti slip atau melapisi lantai rumah dengan pelapis terutama di areal yang sering menjadi tempat bermain mereka. Berilah keset di lokasi lantai yang cenderung basah misal di dekat pintu kamar mandi. Bila anda memasang keset, pilih keset yang melekat ke lantai agar tidak membuat anak anda terpeleset. Pertemuan sudut-sudut lantai yang runcing semisal di lantai teras rumah bisa diantisipasi dengan memasang stepnosing alias ‘kuku macan’.

4. Furniture
Untuk furnitur rumah seperti sofa, pilih dengan bahan, motif dan warna yang tahan noda akibat ulah anak-anak. Bila tidak, anda bisa memberikan pelapis yang bisa dicopot untuk dicuci bila kotor. Jangan menggunakan furniture (design architect)  dengan sudut-sudut tajam sehingga rawan bila terjadi benturan. Tempat tidur anak juga tidak boleh terlalu tinggi sehingga membahayakan seandainya mereka terjatuh dari tempat tidur. Meja kaca tergolong jenis meja yang rawan bagi anak-anak, sehingga sebaiknya jangan digunakan atau anda bisa memberi pengamanan berupa tutup kain yang relatif tebal. Penempatan kursi (design architect) yang dilengkapi roda semacam kursi kantor di lantai atas harus anda cermati, untuk menghindari bahaya bila dibuat mainan mobil-mobilan oleh anak-anak di dekat tangga.

birobangunan.blogspot.com

Written by terusmuncul

December 1, 2009 at 10:40 am

Memilih Warna Desain Interior Kamar Tidur

without comments

Pemilihan warna dalam mendesain sebuah ruangan sangatlah penting. Warna dapat memberikan kesan tersendiri bagi seorang tuan rumah, warna juga dapat memberikan aura pengekpresian hati dalam diri seseorang.

Pada Interior Disain kamar tidur ini, perpaduan dua warna terlihat jelas, yaitu warna kuning dan warna putih. Warna kuning menunjukan suasana kecerian dan kegembiraan sedangkan warna putih memberikan kesan feminim dan anggun.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk memilih warna kamar tidur adalah memilih warna-warna yang dapat meningkatkan kualitas unsur/elemen kelahiran anda. Seperti diketahui, ilmu feng shui mengelompokkan unsur/elemen kelahiran manusia menjadi beberapa bagian, air, kayu, api, tanah, dan logam. Seseorang yang unsur/elemen dominannya adalah air mungkin akan merasa nyaman berada didalam kamar tidur berwarna biru (pale blue atau navy blue), tetapi efek dari warna kamar tidur mungkin akan menyebabkan orang tersebut menjadi kurang dinamis. Seseorang dengan unsur dominan air dapat meningkatkan kualitas hidupnya dengan cara menambahkan beberapa warna interior disain yang dapat menyeimbangkan unsur/elemen dominannya, misalnya warna hijau untuk kayu, warna merah atau pink untuk api, warna kuning/oranye/coklat untuk tanah, dan warna putih/perak/emas untuk logam.

Memilih warna interior disain untuk kamar tidur anak mungkin sedikit lebih rumit. Kebanyakan orang tua ingin menggunakan warna pale (pucat) atau warna pastel yang termasuk kategori warna Yin dengan maksud untuk meningkatkan value unsur/element anak-anak mereka, tetapi yang harus diingat oleh para orang tua adalah: bahwa kamar anak adalah tempat bagi anak untuk tidur sekaligus juga tempat untuk bermain.

Mewarnai interior disain kamar tidur anak dengan warna yang dominan pucat atau pastel akan membuat anak selalu ingin keluar dari kamarnya saat diluar jam istirahat/tidur, jika anak dipaksa untuk selalu berada didalam kamar, maka akan menggangu pertumbuhan atau pengembangan ide-ide kreatif sang anak. Bermain bagi anak adalah bagian dari proses perkembangan, bermain akan mengasah kecerdasan dan kreatifitasnya.

Solusi yang bisa dilakukan adalah mengkombinasikan warna dinding kamar yang lembut (pale/pastel) dengan aksesoris pelengkap kamar (permadani, boneka, toys, meja belajar, lampu meja, dsb) yang berwarna kontras. Hal lain yang bisa dilakukan adalah membuat area bermain interior disain didalam kamar dengan menggunakan partisi ruangan, sehingga anak-anak bisa bermain sekaligus beristirahat didalam kamar tidurnya.

argajogja.wordpress.com

Konsep Design Interior untuk Rumah Banjir

without comments

1. Lantai

Banjir seringkali membuat masalah dengan naik atau terlepasnya keramik dari lantai. Karena itu sebaiknya lantai tidak perlu untuk dipasang keramik. Atau keramik sebaiknya dilepas sekalian. Dan lantai dirapikan dengan adukan acian semen ekspos saja. Memang dari segi warna tidak terlalu nyaman karena berwarna abu-abu tua. Lantai semen semakin lama biasanya justru semakin mengkilap. Warna yang tidak menarik bisa diatasi dengan menggunakan warna cat dinding yang lebih terang. Bisa juga menggunakan semen warna hijau, kuning/krem, merah yang biasa digunakan sebagai campuran untuk mendapatkan warna yang diinginkan. Tetapi kalau belum yakin akan kekuatan semen2 berwarna ini ya dipikir lagi.

2. Dinding

Setelah banjir usai umumnya akan timbul tanda bekas ketinggian air pada dinding. Belum termasuk efek samping jamur pada dinding karena lembab. Karena itu bisa menggunakan cat kayu untuk finising pada dinding bisa memperindah interior disain kembali. Memang terdengar seperti lelucon milenium ini menganjurkan orang untuk menggunakan cat kayu yang tampilannya mengkilap/glossy. Cat kayu umumnya lebih mudah dibersihkan dan lebih tahan air ketimbang cat dinding biasa.

Kalau memang ada dana lebih bisa juga dilakukan pemasangan batu alam di dinding. Tetapi pilihannya terbatas karena yang bisa digunakan hanya batu paras, batu candi, batu palimanan. Penggunaan batu alam ini bisa juga sebagai variasi panel setengah dinding atau sebagai dinding fokus ruangan. Paling tidak ini untuk mengimbangi dan menyatukan desain dinding dengan lantai dari semen.

3. Plafon

Mudah-mudahan plafon rumah Anda tidak sampai terendam banjir. Tetapi seandainya memang terendam banjir mungkin ada baiknya untuk menggunakan konsep plafon terbuka yang mengekspos kuda-kuda atap. Dengan konsekuensi kuda-kuda atap harus difinising dengan cat kayu supaya tampil lebih enak dipandang mata.

4. Furniture

Bisa menganjurkan untuk menggunakan furniture dari besi seperti besi tempa atau besi biasa yang difinising cat duco. Penggunaan furniture dari besi atau besi tempa bisa untuk tempat tidur atau meja makan, neja kerja/belajar dan lainnya, serta mempercantik interior disain rumah Anda.

Selain besi tempa bahan alumunium bisa juga dijadikan pilihan untuk kursi makan, kursi tamu, armchair yang banyak dijual di toko2 alumunium saat ini. Harganya juga jauh lebih murah ketimbang perabotan yang terbuat dari besi dan besi tempa. Penggunaan sofa sebaiknya dipertimbangkan kembali. Atau bisa juga merancang sofa sendiri menggunakan besi tempa dan diberi bantalan busa yang dilapis kulit sintetis.

Untuk lemari pakaian lebih baik gunakan lemari plastik yang terdiri laci-laci seperti produk dari Lion Star. Saat ini desain laci-laci plastik semakin bertambah baik. Ada yang dirancang berwarna dan tampak seperti “kayu”. Selain mudah dibersihkan plastik juga lebih tahan air. Alternatif lainnya adalah menggunakan lemari yang berangka pipa besi dan dibungkus sarung plastik. Itu lho lemari yang menggunakan ritsluiting untuk menutup “pintu”nya. Lemari-lemari yang biasa dibelikan untuk pembantu di rumah. Jangan meremehkan lemari sederhana seperti itu. Karena lemari seperti itu justru lebih tahan lama ketimbang lemari berbahan softboard & MDF. Soal tampilan bisa diatasi dengan menjahitkan sarung baru.

Untuk kasur sebaiknya gunakan kasur dari bahan busa ketimbang menggunakan kasur pegas.

5. Tips lainnya

Ada baiknya juga Anda selalu menyediakan kontainer beroda dari plastik dibawah tempat tidur Anda untuk menyimpan pakaian darurat atau selimut untuk berjaga2 karena banjir selalu datang dengan sangat cepat.

Penggunaan material alumunium atau plastik untuk kusen & pintu di dalam rumah juga bisa dipertimbangkan untuk mengganti kusen & pintu kayu yang mengembang karena menyerap air setelah banjir.

http://igloodesigndecor.multiply.com

Bijak dalam Desain Rumah

without comments

Melakukan penghematan energi adalah salah satu langkah bijak dalam upaya menghindarkan bumi dari kerusakan akibat pemanasan global. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menghemat energi, dan salah satunya bisa diawali dari desain rumah (Design Architect) sebagai tempat tinggal.

Rumah sebagai pusat aktivitas dan tempat beristirahat selalu menyerap dan menghabiskan energi dalam jumlah tidak sedikit setiap detiknya. Alhasil, kebutuhan listrik dan air bersih akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah rumah dan populasi manusia.

Nah, supaya penggunaan energi di rumah Anda tidak boros, Sahsa Media, Arsitektural Designer Holcim PT Holcim Indonesia, memberikan sejumlah kiat sederhana dalam menciptakan design architect rumah hemat energi berikut ini:

1.  Bagi Anda yang sedang membangun design architect rumah, merenovasi atau dalam tahap desain, usahakan posisi rumah tidak menghadap ke timur supaya cahaya matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah.

2.  Atur penempatan ruangan dengan cara memperbanyak bidang utara dan selatan. Hal ini dilakukan supaya panas matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah dan mengakibatkan suhu rumah naik.

3.  Usahakan setiap ruangan mempunyai jendela atau ventilasi (design architect) supaya ada pertukaran udara. Udara yang terjebak di dalam ruangan akan membuat suhu ruangan tinggi.

4. Untuk mencegah sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah melalui jendela atau ventilasi, Anda bisa memasang shading atau penahan sinar, seperti kanopi.

5. Gunakanlah peralatan elektronik hemat energi, mulai dari lampu hingga perangkat yang memakan daya cukup besar. Bagi Anda yang sudah memiliki perangkat lama, mungkin akan keberatan membeli produk hemat energi karena besarnya uang yang harus dikeluarkan. Namun, jika dipikirkan jangka panjang, mahalnya biaya di awal tidak akan sia-sia. Ke depan, Anda bisa berhemat bayar listrik dan menyelamatkan lingkungan.

6.  Kurangi ketergantungan terhadap sumber air tanah dan PAM. Apabila memungkinkan, gunakanlah air hujan sebagai salah satu alternatif sumber air dengan cara membuat sumur resapan rumah, selain sebagai tempat tinggal juga memiliki fungsi beragam.

properti.kompas.com

Written by terusmuncul

November 19, 2009 at 10:57 am

Tata Rancang Ruang Utama Rumah

without comments

Mempertegas Batas Ruang Keluarga
Tidak perlu bingung menata dan mempertegas ruang keluarga. Kuncinya hanya keserasian antara desain ruang dengan gaya hidup Anda.

Unit apartemen yang ditempati oleh Rini Ariyanti di Bendungan Hilir, kecil. Luas nya hanya 46 m2. Walaupun terbatas, ia ingin agar hunianya bisa mengakomodasi kebutuhan ruang keluarga didalam rumah.

Disana, ruang keluarga hanya berukuran 9 m2. Sementara itu, tak ada batas masif antara ruang keluarga dengan ruang makan disisinya. Rini hanya memanfaatkan dinding sebagai pembeda fungsi ruang. Dinding ruang keluarga ia lapis wallcover yang memiliki warna berbeda dengan warna mayoritas ruang lain.

“Ruang lain mayoritas krem”, kata Rini. Untuk mempertegas keberadaan ruang keluarga, sebagian dinding dilapis wallcover vinil warna merah. Selain membedakan dan mempertegas fungsi ruang, beda warna dinding juga membuat arsitektur ruang keluarga menjadi point of interest di unit apartemen itu. Rini sengaja mengubah ruang keluarga itu menjadi tampak spesial. Untuk itu ia mengganti sebagian warna dinding ruang keluarga dengan warna merah. Warna ini dipilih karena si empunya apartemen menyukai warna itu.

Langkah selanjutnya adalah meletakkan sofa two seaters, dua ottoman, sebuah crezenda TV, dan empat ambalan melayang. Sofa dan ottoman membuat ruang menjadi hangat dan nyaman. Sofa hijau dan ottoman marun juga merupakan warna favorit Rini. Menurut nya menata ruang kosong lebih mudah ketimbang menata ruang yang sudah dipenuhi dengan furniture lengkap. “Kalau arsitektur ruang nya masih kosong, untuk mengukur sudut per sudut lebih presisi”, katanya. Hal ini dilakukan agar furniture yang akan ditempatkan di sana sesuai dengan ukuran dan kebutuhan, terlebih kalau ruang utama itu sempit.

Tips Untuk Anda

* Sebelum mengisi ruangan dengan furniture, ukur tiap bagian / sudut dalam ruang utama / keluarga, sesuaikan besar ruangan dengan furniture.
* Bila ruangan sempit, hindari pembatas. Anda bisa menggunakan karpet, bahan lantai, atau warna yang berbeda untuk fungsi ruang yang berbeda.
* Manfaatkan pencahayaan (buatan atau alami) untuk membedakan ruangan. Misalnya cahaya di ruang keluarga bisa lebih terang atau temaram, dibedakan dengan cahaya di ruang makan atau dapur yang terang.

http://rdvarsitek.com

Written by sambungsalah

November 17, 2009 at 11:34 am

Hijaukan Interior Rumah Anda

without comments

Interior hijau adalah salah satu ide Building Interior atau penataan ruang untuk mendapatkan suasana yang tenang. Caranya adalah dengan memasukkan suasana taman—seperti pohon, daun, bunga-bunga, kolam, air terjun, dan air mancur—ke dalam rumah. Tabloid RUMAH akan memberikan 4 cara yang bisa Anda terapkan di rumah.

Memasukkan Tanaman ke Dalam Rumah
Angkatlah pot tanaman dari luar ke dalam rumah. Karena akan diletakkan di dalam rumah, sebaiknya pilih tanaman yang tidak membutuhkan cahaya terlalu banyak. Perhatikan juga potnya; jika kotor bersihkan terlebih dahulu. Jika potnya kurang menarik, letakkan pot di dalam pot lain yang lebih bagus/bersih. Selain tanaman dalam pot, Anda juga bisa menyegarkan ruang dengan memasang rangkaian bunga potong. Kedua cara ini adalah langkah yang paling sederhana dan cepat untuk menciptakan suasana segar pada building interior rumah.

Memasang Bukaan yang Lebar
Bukaan berupa jendela kaca yang lebar bisa membantu menciptakan kesegaran di dalam rumah dan menambah kesan hijau pada building interior. Melalui jendela kaca, suasana hijaunya taman di luar bisa terlihat dari dalam. Cara kedua ini hanya bisa dinikmati secara visual karena secara fisik terbatasi oleh kaca. Kelebihannya terletak pada kemudahan perawatan karena objeknya hanya satu, yakni taman. Namun, dari satu taman ini Anda bisa mendapatkan 2 tampilan berbeda, yaitu taman yang bisa dinikmati dari luar dan dalam rumah.

Membuat Taman Interior
Pada ukuran rumah yang terbatas, biasanya sudah tidak ada sisa lahan yang terbuka selain di depan teras rumah. Rumah seperti ini memiliki kendala dalam pengudaraan, yakni suhu di dalam menjadi panas. Untuk mengatasi ini, banyak arsitek yang membuat void di bagian tengah/belakang rumah agar udara bisa mengalir. Nah, ruang terbuka inilah yang biasa dimanfaatkan untuk taman interior. Agar tak sulit perawatannya, taman interior umumnya berupa taman kering—didominasi oleh batu-batu dan tanaman yang tidak membutuhkan banyak air (building interior).

Membuat Air Terjun
Air yang mengalir disertai suara gemercik air di dalam rumah tidak kalah nikmatnya dengan tanaman hijau atau bunga yang berwarna-warni. Aliran air yang jatuh ke kolam punya karakter bunyi yang khas sehingga menimbulkan suasana yang berbeda dan berpotensi untuk menenangkan pikiran.

Desain building interior untuk kolamnya bisa bermacam-macam tergantung gaya rumah dan selera Anda. Yang perlu diperhatikan adalah instalasi saluran air, listrik, dan pompa. Pemasangannya harus benar sehingga tidak terjadi rembes atau timbul masalah lain. Tambahkan tanaman hias dan lampu-lampu untuk mempercantik tampilannya.

kompas.com

Empat Cara Mudah Hijaukan Interior Rumah

Interior hijau adalah salah satu ide Building Interior atau penataan ruang untuk mendapatkan suasana yang tenang. Caranya adalah dengan memasukkan suasana taman—seperti pohon, daun, bunga-bunga, kolam, air terjun, dan air mancur—ke dalam rumah. Tabloid RUMAH akan memberikan 4 cara yang bisa Anda terapkan di rumah.

Memasukkan Tanaman ke Dalam Rumah
Angkatlah pot tanaman dari luar ke dalam rumah. Karena akan diletakkan di dalam rumah, sebaiknya pilih tanaman yang tidak membutuhkan cahaya terlalu banyak. Perhatikan juga potnya; jika kotor bersihkan terlebih dahulu. Jika potnya kurang menarik, letakkan pot di dalam pot lain yang lebih bagus/bersih. Selain tanaman dalam pot, Anda juga bisa menyegarkan ruang dengan memasang rangkaian bunga potong. Kedua cara ini adalah langkah yang paling sederhana dan cepat untuk menciptakan suasana segar pada building interior rumah.

Memasang Bukaan yang Lebar
Bukaan berupa jendela kaca yang lebar bisa membantu menciptakan kesegaran di dalam rumah dan menambah kesan hijau pada building interior. Melalui jendela kaca, suasana hijaunya taman di luar bisa terlihat dari dalam. Cara kedua ini hanya bisa dinikmati secara visual karena secara fisik terbatasi oleh kaca. Kelebihannya terletak pada kemudahan perawatan karena objeknya hanya satu, yakni taman. Namun, dari satu taman ini Anda bisa mendapatkan 2 tampilan berbeda, yaitu taman yang bisa dinikmati dari luar dan dalam rumah.

Membuat Taman Interior
Pada ukuran rumah yang terbatas, biasanya sudah tidak ada sisa lahan yang terbuka selain di depan teras rumah. Rumah seperti ini memiliki kendala dalam pengudaraan, yakni suhu di dalam menjadi panas. Untuk mengatasi ini, banyak arsitek yang membuat void di bagian tengah/belakang rumah agar udara bisa mengalir. Nah, ruang terbuka inilah yang biasa dimanfaatkan untuk taman interior. Agar tak sulit perawatannya, taman interior umumnya berupa taman kering—didominasi oleh batu-batu dan tanaman yang tidak membutuhkan banyak air (building interior).

Membuat Air Terjun
Air yang mengalir disertai suara gemercik air di dalam rumah tidak kalah nikmatnya dengan tanaman hijau atau bunga yang berwarna-warni. Aliran air yang jatuh ke kolam punya karakter bunyi yang khas sehingga menimbulkan suasana yang berbeda dan berpotensi untuk menenangkan pikiran.

Desain building interior untuk kolamnya bisa bermacam-macam tergantung gaya rumah dan selera Anda. Yang perlu diperhatikan adalah instalasi saluran air, listrik, dan pompa. Pemasangannya harus benar sehingga tidak terjadi rembes atau timbul masalah lain. Tambahkan tanaman hias dan lampu-lampu untuk mempercantik tampilannya.

kompas.com

Written by terusmuncul

November 11, 2009 at 11:07 am

Interior Minimalis Masih Digemari

without comments

Di zaman yang serba praktis, dinamis, dan cepat ini rumah bukan sekadar tempat tumpukan perabot hias dan ornamen berkelas. Sesuai dengan fungsinya, rumah yang ideal harus memberikan kenyamanan, keamanan, sekaligus higienitas. Esensi inilah yang melahirkan tren minimalis.

Building Interior atau Bangunan bergaya interior atau arsitektur minimalis sejatinya menekankan hal-hal yang bersifat esensial atau fungsional. Bentuk-bentuk geometris elementer, seperti garis, persegi, dan kubus, tanpa ornamen atau dekorasi menjadi karakternya. Sudut-sudut tegas dan warna netral, misalnya putih dan krem, terlihat menonjol. Keindahan atau kemewahan lebih terkesan dari keapikan susunan detail struktur atau arsitektur, bukan dari kerumitan ornamen penyertanya.

Layaknya tren, arsitektur jenis ini tidaklah statis. Fleksibilitas dan sifat kompromistis terhadap aspek geografis, iklim, dan selera menyebabkan pola building interior dan arsitektur minimalis yang kini banyak dipakai di Indonesia ini tidak lagi murni. Minimalis modern, minimalis tropis, dan minimalis kontemporer menjadi ragam variasi. Penggunaan material batu alam berwarna gelap netral, logam, dan pilar asal terbatas pun tidak lagi diharamkan.

Uniknya, wabah arsitektur minimalis ini tidak hanya menjalar ke bisnis properti, tetapi juga bisnis jasa dan persewaan kamar (kos). Namun, kuncinya tetap satu, merebut pasar. Tengok saja di sebuah bilangan di Cikutra barat, Kota Bandung. Di sini terdapat bangunan kos dan salon Abelle yang building interiornya berarsitektur minimalis kontemporer.

Riska Jamilia, salah seorang penghuninya, mengatakan, keunikan arsitektur dan building interior itulah yang menjadi daya tarik kos tersebut dan membedakannya dengan kos lainnya. Di tempat itu ia bisa merasakan ciri khas building interior dan arsitektur yang tengah naik daun, sesuatu yang belum bisa diperolehnya di rumah. Tanpa perlu membeli, ia bisa menjadi bagian dari simbol identitas gaya hidup kaum urban itu.

Yang menarik, gaya rumah minimalis ternyata identik dengan personifikasi pemiliknya. Ada tiga makna filosofis desain minimalis yang bisa dikaitkan dengan karakter manusia, yaitu berorientasi kualitas, mementingkan esensi, dan menyukai kebersihan.

Teguh Satrio mengungkapkan, karakter personifikasi semacam ini umumnya ditemui pada pria yang tengah mengejar karier atau belum berada di puncak karier. Golongan inilah yang umumnya memiliki rumah-rumah atau building interior bergaya minimalis. Ia menambahkan, ke depan aspek fungsional akan lebih mendominasi tren arsitektur modern daripada seni desain semata.

kompas.com

Memilih Rumah Tempat Tinggal Aman

without comments

Setiap orang punya kebutuhan primer atau pokok yang sama, orang jawa biasa menyebutnya kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Dalam bahasa indonesia kita menyebut kebutuhan tersebut dengan pakaian, makanan, dan tempat tinggal. Secara umum orang-orang sudah dapat memenuhi kebutuhan tersebut, apapun cara yang dilakukan. Orang-orang berpakaian walapun sederhana, makan apa adanya, dan bertempat tinggal dimana dia bisa tinggal.

Jika kebutuhan pakaian dan makanan sudah terpenuhi, selanjutnya orang akan memikirkan kebutuhan Tempat tinggal. Jika Ia punya uang, mungkin dia sudah membeli atau membangun rumah sendiri walaupun kecil. Apalagi sekarang sudah banyak program pinjaman dari bank untuk kebutuhan tempat tinggal, punya uang sedikit pun bisa dijadikan uang muka untuk mendapatkan rumah yang sesuai. Mungkin ada orang yang beruntung karena dapat warisan dari orang tuanya. Bagaimanapun orang-orang berusaha untuk dapat memiliki rumah atau tempat tinggal sendiri.

Jikalau belum mampu untuk memiliki tempat tinggal sendiri, orang-orang dapat mengontrak, kost, numpang atau apapun caranya agar dia bisa merasa nyaman untuk menetap.

Dalam memilih tempat tinggal, tentu banyak pertimbangan yang harus dipikirkan. Antara lain:

* Lokasi, apakah lokasi jauh dari kebiasaan beraktifitas? misalnya: tempat kerja, tempat kuliah, dsb
* Lingkungan tempat tinggal, apakah lingkungannya nyaman?
* Masyarakat sekitar tempat tinggal, bagaimana dengan masyarakat sekitarnya?
* Fasilitas tempat tinggal, lihat juga fasilitas yang ada disekitar lokasi * dan lain-lain

Pesan dari orang-orang tua, kalau bisa pilihlah lokasi tempat tinggal yang dekat dengan semua atau salah satu berikut:

* tempat ibadah
* pasar
* sungai
* tempat kerja

Apakah Anda punya pertimbangan lain dalam memilih tempat tinggal?

zudha.staff.ugm.ac.id

Hemat Energi

without comments



Melakukan penghematan energi adalah salah satu langkah bijak dalam upaya menghindarkan bumi dari kerusakan akibat pemanasan global. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menghemat energi, dan salah satunya bisa diawali dari desain rumah sebagai tempat tinggal.

Rumah sebagai pusat aktivitas dan tempat beristirahat selalu menyerap dan menghabiskan energi dalam jumlah tidak sedikit setiap detiknya. Alhasil architect homehome architect atau architect home design, kebutuhan listrik dan air bersih akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah rumah dan populasi manusia.

Nah, supaya penggunaan energi di rumah anda tidak boros, sahsa media, arsitektural designer holcim pt holcim indonesia, memberikan sejumlah kiat sederhana dalam menciptakan rumah hemat energi berikut ini:

1.  Bagi anda yang sedang membangun rumah, merenovasi atau dalam tahap home design dan home design architect, usahakan posisi rumah tidak menghadap ke timur supaya cahaya matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah.

2.  Home design dan home design architect atur penempatan ruangan dengan cara memperbanyak bidang utara dan selatan. Hal ini dilakukan supaya panas matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah dan mengakibatkan suhu rumah naik.

3.  Usahakan setiap alhasil architect homehome architect atau architect home design mempunyai jendela atau ventilasi supaya ada pertukaran udara. Udara yang terjebak di dalam ruangan akan membuat suhu ruangan tinggi.

4. Untuk mencegah sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah melalui jendela atau ventilasi, anda bisa memasang shading atau penahan sinar, seperti kanopi di 3d design architect dan 3d design.

5. Dalam 3d design architect dan 3d design gunakanlah peralatan elektronik hemat energi, mulai dari lampu hingga perangkat yang memakan daya cukup besar. Bagi anda yang sudah memiliki perangkat lama, mungkin akan keberatan membeli produk hemat energi karena besarnya uang yang harus dikeluarkan. Namun, jika dipikirkan jangka panjang, mahalnya biaya di awal tidak akan sia-sia. Ke depan, anda bisa berhemat bayar listrik dan menyelamatkan lingkungan.

6.  Kurangi ketergantungan terhadap sumber air tanah dan pam. Apabila memungkinkan, gunakanlah air hujan sebagai salah satu alternatif sumber air dengan cara membuat sumur resapan.

http://properti.kompas.com

Written by ompong6

October 14, 2009 at 12:05 pm